Tampilkan postingan dengan label lagu indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagu indonesia. Tampilkan semua postingan

Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini

Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi

Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini

 Ada seorang RADJA, yang KANGEN sama WALInya
Di balik HIJAUnya DAUN, dia menatap ANGKASA
Melihat MERPATI terbang tinggi
Hinggap di ujung atap STasiun nomer DUA BELAS
Nomer dua gelas.. nomer dua belas..
Itu sudah........
lirik lagu on feqrastafara[dot]blogspot[dot]com
HELLO kata sang RADJA, kepada rakyat jelata
Ditaruhnya MAHKOTA, di samping sebuah ASBAK
Menunggu musim SALJU yang tiba, sang WALIpun tak kunjung tiba
Di STasiun DUA BELAS (MATTA gue kelilipan, MATTA gue nih)
STasiun DUA BELAS... nomer dua belas... nomer dua gelas...
Itu sudah IKLIMnya................

oh indahnya hidupku saat bersamamu
dan sakitnya hatiku telah kau duakan cintaku
oh sungguh tak ku sangaka semuanya terjadi
diam-diam kau suka pada temanku sendiri

setelah ku tahu kau pergi cintaku
betapa sakitnya  rasa di hatiku
namun kau tak tahu
aku cinta dia dan dirimu

Reff:
satu atau dua pilih aku atau dia yang engkau suka
satu atau dua pilih aku atau dia yang engkau cinta
dua atau satu pilih dia atau kamu aku tak tahu
karena diriku bingung harus pilih dia atau dirimu

oh sungguh tak ku sangka semuanya terjadi
iam-diam kau suka kepada temanku sendiri

Repeat reff

setelah ku tahu kau pergi cintaku
betapa sakitnya  rasa di hatiku
namun kau tak tahu
aku cinta dia dan dirimu

buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia

hari hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa orba

marilah kawan mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan

di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti

berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
bagiku satu langkah pasti

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Kau sayangku kau cintaku kau pacarku diriku
Kau cantikku kau manisku kau lucuku diriku

Neng neng nong neng

Kau genitku kau nakalku kau tetap jadi sayangku
Kau seksiku kau centilku kau manjaku diriku

Ku ingin terus lama pacaran di sini
Ku mau terus hidup bersama kamu
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Kau tawaku kau tangisku kau dramaku diriku
Kau terangku kau gelapku kau hidup dan matiku

Ku ingin terus lama pacaran di sini
Ku mau terus hidup bersama kamu

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Ku ingin terus lama pacaran di sini
Ku mau terus hidup bersama kamu
Ku ingin terus lama pacaran di sini
Ku mau terus hidup bersama kamu

Ku ingin terus lama pacaran di sini
Ku mau terus hidup bersama kamu

Seringkali kau merendahkan ku
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa

Selalu saja kau anggap ku lemah
Merasa hebat dengan yang kau punya
Kau sombongkan itu semua

Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku


*Courtesy kordliriklagu.blogspot.com
Seringkali kau merendahkan ku (kau merendahkan ku)
Melihat dengan sebelah matamu
Aku bukan siapa-siapa

Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku

Coba kau lihat dirimu dahulu
Sebelum kau nilai kurangnya diriku
Apa salahnya hargai diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku
Sebelum kau nilai siapa diriku



pelukan sayang dari hati
kini tak terbendung lagi
yang telah lama kau ku nanti
kau pujaan hati

* kau genggam erat tangan ini
seakan tak ingin kau pergi
kau peluk erat tubuh ini
kau pujaan hati

reff:
biarkanlah kata sayang kan selalu terucap
biarkanlah kata cinta kan selalu ku dengar
karna kaulah kekasih hati yang selama ini memang ku cari

repeat *
repeat reff [2x]

biarkanlah kata sayang kan selalu terucap
biarkanlah kata cinta kan selalu ku dengar
karna kaulah kekasih hati yang selama ini mengisi hati
Selamat menikmati lirik lagu Yangseku - Pujaan Hati , untuk pilihan lainnya dari Yangseku - Pujaan Hati adalah sebagai berikut:

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya
Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
Menepi menepilah menjauh
Semua yang terjadi di antara kita ooh

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu